Selasa, 16 September 2014

malam terakhir untuk minggu ini bersamamu



Hasil gambar untuk gambar perpisahan
malam ini, tak ingin ada kata good bye. Tetapi hatiku terus menerus berbisik, setan-setan membisikiku untuk mengucap kata itu. Tetapi tentu aku tak mau. Telah banyak cerita yang telah aku tuliskan tentangmu, tentang kita berdua. Mana bisa aku begitu saja membuangnya?  Bukankah biarlah semua yang telah kita lewatkan bersama akan menjadi kenangan indah kita berdua, dan akan menjadi hiasan indah dalam buku harianku, maka dari itu takkan aku buang begitu saja dan takkan kuhapus begitu saja cerita antara kita meskipun kadang hati dan raga ini ada sedikit keraguan tentangmu Aku juga hendak melakukan itu, mencari kebaikan di setiap kejelekan yang sebenarnyaa hanya dia yang nampak.

malam ini, aku kembali berpikir. Tentang beberapa bulan lalu yang membuatku tak tertidur hingga bunyi suara azan subuh merdu di telingku.
Tak tahukah kamu itu adalah hal yang pertama kali kulakukan dan terjadi dalam hidupku selama ini?
Tak tahukan kamu betapa banyak bunga yang bermekaran meskipun musim saat itu menamai dirinya musim semi?
Tak tahukan dia kalau apa yang selama ini kurasakan tak ia rasakan sama sekali? Meskipun aku tak perna bertanya apa yang ia rasakan padaku dimalam terkahir minggu ini bersamamnya?
Aku berani berkata demikian sebab Tuhan membuka mataku malam ini, Bahwa sekali lagi Ia menegaskan bahwa Ia adalah Maha Pembolak Balik hati manusia. Ia mampu melakukan apa yang tak perna kuduga.

Lalu aku berbicara pada hatiku untuk mengiyakan atau tidak. Entah hati pun ragu memberikan penyataan. Tak ada yang jelas. Pikiran pun tak karuan rasanya, sering saja ia meminta pertimbangan hati. Tetapi, sungguh aku masih memiliki ribuan rasa untuknya. Tetapi lagi, mungkinkaha ia juga sama?
Ingin sekali aku bertanya padanya, "Yakinkah ia selama ini tentang perasaanku?"
Ada waktu yang mempertemukan jawaban yang membuatku bertanya seribu pertanyaan???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar