Senin, 28 November 2016

BERPISAH JAUH



Tak ada yang lebih indah untuk mengobati heningnya perpisahan selain Rindu.
Tersebab kita bukan manusia Wondewomen yang bisa hidup Setangguh itu.
Tersebab perpisahan selalu menyisakan rasa yang Aneh dalam Jiwa
rasa yang sangat menggangguu dan tak biasa.
Meski keterpisahan tidak menceritakan soal air mata.
Meski keterpisahan tidak melalui Kesedihan.
Meski kita sepenuhnya menyadari bahwa keterpisahan hanyalah persoalan waktu
Kita akan mengenang saat-saat itu kembali 1 hari kelak.
Entah waktu dan cerita yang sama, namun waktulah yang tepat
 Kita akan mengenang saat-saat indah itu bersama.
Ketika aksara mampu menerjemahkan isi hati, yang tak nampak
Meski Bibir tak mamu mengucapkan adanya rindu yang dalam
Meski hati tak bisa berbicara lebih jujur dari apapun yang ada dihadapan.
Dengan ucapan-ucapn manja dan candaan yag menggelitik.
Dengan bumbu metafora yang barangkali kita juga tak mengerti.
Tapi bukankah bagi kita pengertian itu sudah ada, bahkan sebelum terucap kata???
Kenanglah saat-saat itu...!!!!!
Tidakkah kau merasa kita begitu dimanja takdir?
Dan kini…
Kita juga mesti menerima sebuah kenyataan bahwa keterpisahan itu telah jadi niscaya.
Dirimu. Semoga. Selalu. Detik ini dan selamanya. Jadi bintang yang menggantung di langit rindu. <3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar