Rabu, 13 April 2016

Detak Sang Jantung

               Sang Detak
“Aku tak mampu menyatakan kata hatiku langsung padamu,
cuma mampu menyatakan isi hatiku melalui sebuah kata-kata yang menurutmu lebbay 
Cukuplah balasan senyuman darimu  yang membuat aku yakin 
bahwa kamu sebenarnya juga memiliki rasa yang sama denganku ”
“aku tak mampu berfikir jika kamu berada disampingku, 
seluruh tubuhku kaku, bibirku tertutup rapat, mataku sayu namun 
jujur hatiku ini selalu terfana oleh kaharuman sikap yang kamu miliki”
“Separuh nafasku kuhanya  mampu berikan kepadamu sang bocak nakal 
yang selalu berada dalam relung-relung jiwaku, 
biarpun bumi menolak  isi hatiku dan matahari tak menyinari isi hatiku. 
Sejujurnya aku hanya berharap cahaya itu berasal dariku dan hanya untukmulah aku berikan ”
“Sadar atau tidak, saat ini hatiku dalam suasana bahagia. 
Tak tahu apa penyebabnya, 
kuhanya mampu meyakini bahwa inilah yang dinakaman dengan jatuh cinta. 
Dan perasaan itu ternyata tertuju pada hatimu”
wlaupun aku tahu perbedaan usiaku sangtlah jauh darimu
namun bagiku itu tak masalah, inilah cintaku.
bukan nafsu ataupun obsesi semata..
terimah kasih telah hadir dalam hari-hariku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar