Senin, 02 Mei 2016

Telah Berbeda

Mungkin dengan diam itu bisa menahan semuanya,
tapi menangis itu bisa meluapkan semuanya yg dipendam.
Bukan cengeng, cuma tdk ingin memendam
Kadang aku lelah....
Tapi aku berfikir selagi aku masih bisa mempertahankan aku kan bertahan.
Percaya bahwa buah dari kesabaran itu manis,
jujur dari hati yang paling dalam, rasa sikap berubah benar-benar terasa
entaha apa yang terjadi denganmu disana,
kadang aku perfikir ada yang lain,,,,
kadang pula aku berfikir jika ada yang telah bosan...
yaaaaa ittulah semua pikiran dan iming-imingkuu...
Terkadang kenyataan itu pahit bagaikan obat,
Namun kita tau hidup sedang teruji menyembuhkan dirimu
Cinta kita bagaikan kembang api yang begitu indah yang berkembang di tengahnya malam,
tapi begitu disayangkan karena tidak bertahan dalam jangka panjang
entahlah dan entahlah, aa sebenarnya yang terjadi...
Terkadang semua orang pernah tersakiti,
tapi tidak semua orang yang bisa disembuhkan dari rasa sakit itu
yaaaa kurang lebih seperti itulah rasaku..
Semua perasaan kisah cinta yang kujalani bersamamu sudah ku utarakan,
 tapi kenapa yang ada dipikiranmu  rasa ragu untuk menunggu...
Dengan slalu memikirkan akan dirimu air mata aku pun seolah terhenti,
sekalipun bahwa dirimulah yang tlah membuat diriku meneteskan air mata
Memang akan sangat terasa pedih menahan gejolak rindu yang terus menerus berontak dihati.
Begitu sangat inginnya aku untuk dapat mendekapmu disetiap malamku
namun seolah sekarang kalimat itu membuatku tidak pantas lagi meraakannya
mengapaa.....??
ada apaaa...???
seolah kamu datang meminta maaf, namun aku tak meneukan jawaban \
jawabna atas semua tanyaku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar