Senin, 11 Juli 2016

AKU DILEMA

Sungguh perih merasakan rindu yang memberontak dalam dada. Ingin sekali aku mendekapmu malam ini...
Aku punya tempat, ia aku namai kesepian. Disana menenangkan, tetapi tidak menyenangkan.
Ya tuhan jika dia bukan jodohku , maka aku mohon hapuskan kata BUKAN dari kenyataan itu.
Jika tak bisa kusentuh hatimu, biar ku peluk bayangmu kala jejak langkahmu makin membelakangiku.
Biar kudekap kau dengan doa, kala jauh. kala jemariku tak mampu menggapaimu.
Biarkan aku berteman sepi: saat luka, ketika lara, kala hati kita tak saling berpeluk.
Aku menyimpanmu dalam kotak yang kunamakan kenangan. Dingin, lusuh, dan takkan ku ingat lagi.
Aku diam bukan berarti tidak peduli, tapi giliranku yang ingin dipedulikan.
Mungkin kamu bukan yang terbaik, tapi kamu yang buatku bahagia, itu saja yang aku tau.
Aku masih disini, dalam sudut gelap yang tak tersentuh relung hatimu. Menggigil dan membeku.
Cinta memanggilku ke arahmu seolah menuntun, kau jawaban dari doa-doaku.
Jangan sibuk memunguti kenangan yg berserakan, bisa-bisa kau kehilangan sesuatu yang kau genggam sekarang.
Jangan pernah bilang kau tau isi hatiku jika tak sedikitpun kau pahami perasaanku.
Jika memang hatimu tak lagi bisa ku sentuh, pergilah. Biarkan ku melangkah dengan sisa bayangan yang ku punya.
Kau boleh saja tidak mencintaiku, asal jangan menyuruhku berhenti tuk mencintaimu.
cintaku adalah luka bagimu, biar kupergi dengan sejuta kasih yang kugenggam namun tak tersampaikan.
Aku mencintaimu lebih dari masa lalumu karna cinta sudah memilihmu tuk masuki masa depanku
Bulan yang bertetengga dengan bintang saling berbisik bercerita tentang kita...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar